Pemuda Pringsewu Bersatu Turun Tangan, Perbaiki Jalan Rusak dengan Swadaya

Pringsewu, 7 Maret 2024 – Tak tahan dengan kondisi jalan yang rusak parah dan membahayakan, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Pemuda Pringsewu Bersatu mengambil inisiatif sendiri. Mereka secara swadaya bergotong royong memperbaiki jalan berlubang yang selama ini menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan.  

Aksi ini bukan sekadar protes, tetapi bentuk kepedulian nyata dari masyarakat yang merasa pemerintah baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat gagal menyediakan infrastruktur yang layak. Jalan yang rusak bukan hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga merenggut nyawa. Data kepolisian setempat mencatat, dalam satu bulan terakhir, setidaknya 10 orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang dipicu oleh kondisi jalan yang buruk.  

Dengan semangat gotong royong, perbaikan jalan ini sepenuhnya didanai oleh donasi masyarakat. Melalui akun Instagram @atu.erika, aksi swadaya ini dibagikan di media sosial. Terlihat mobil pikap membawa material dengan spanduk bertuliskan "SEDANG ADA PERBAIKAN JALAN OLEH RAKYAT", sebagai sindiran sekaligus peringatan bagi pengguna jalan.

"Atas Nama Kemanusiaan dan Kepedulian terhadap Keselamatan Nyawa Pengguna Jalan ⚠️

Kami RAKYAT (Pemuda Pringsewu Bersatu) menyatakan sikap untuk turun langsung ke jalanan melakukan upaya SOLUTIF memperbaiki jalanan rusak & berlubang secara SWADAYA!!!  

Apa yang kami lakukan semua bersumber dari DONASI & GOTONG ROYONG MASYARAKAT, tidak hanya di Kabupaten Pringsewu, melainkan dari berbagai penjuru yang bersatu padu memberikan EMPATI-nya. Ya, betul, empati terhadap MATI-nya respons dan kepedulian pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat!!! Sebab buruknya infrastruktur yang ada telah nyata mengakibatkan banyak korban kecelakaan, bahkan dari data kepolisian setempat menyebutkan sudah 10 korban meninggal dunia selama satu bulan terakhir akibat laka lantas.  

Di tengah gempuran efisiensi anggaran dari kepemimpinan @prabowo @gibran_rakabuming, akankah rakyat hanya duduk berdiam dan menunggu korban selanjutnya berjatuhan???  

Sudah bukan saatnya mempertanyakan SIAPA YANG PALING BERTANGGUNG JAWAB atas semua ini??? Yang jelas telah nyata bahwa PEMERINTAH GAGAL memberikan fasilitas umum & infrastruktur, terutama jalan yang layak untuk masyarakat 🙂"  

TTD
Pemuda Pringsewu Bersatu
  
Erika salah satu inisiator aksi perbaikan jalan swadaya, mengaku tak menyangka aksi perbaikan jalan swadaya ini mendapat dukungan besar dari masyarakat. Menurutnya, sekitar 95 persen warga mendukung gerakan ini, meski ada beberapa pihak yang menganggapnya sebagai kritik tajam terhadap pemerintah.  

Ia menegaskan aksi ini bukan untuk mencari perhatian, melainkan lahir dari keresahan warga atas banyaknya kecelakaan akibat jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Sebelumnya, warga sudah mencoba berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, namun hanya mendapat janji tanpa realisasi.  

"Ini tanggung jawab pemerintah, tapi karena tak ada tindakan nyata, masyarakat akhirnya bergerak sendiri. Jadi ya sudah, kita swadaya dan open donasi," tegasnya.  

Aksi ini bukan sekadar inisiatif warga, tapi juga kritik bagi pemerintah agar lebih serius menangani infrastruktur demi keselamatan bersama.

2 Komentar

Lebih baru Lebih lama

Breaking News

نموذج الاتصال